
Anggota Komisi A Nasdiyanto menegaskan, pendatang harus membekali diri dengan keterampilan
Tidak di Razia Pendatang Baru Harus Punya Keterampilan
JAKARTA, Info Pemda - Jakarta, Harian Umum - Pendatang di ibukota usai libur Idulfitri meningkat. DPRD DKI Jakarta mengingatkan, Jakarta bukan sekadar tujuan, namun membutuhkan tenaga kerja yang siap bersaing.
Anggota Komisi A Nasdiyanto menegaskan, pendatang harus membekali diri dengan keterampilan “Harus punya skill dan kesiapan yang jelas,” ujar dia, beberapa waktu lalu.
Menurut Nasdiyanto, Jakarta masih menjadi magnet bagi pencari kerja pendatang dari daerah.
Namun, tingginya persaingan dan biaya hidup menuntut kesiapan yang matang. “Persaingan sangat ketat,” ucap dia.
Tanpa keterampilan yang cukup, pendatang baru berisiko menghadapi kesulitan ekonomi hingga persoalan sosial.
“Kalau tidak siap, bisa kesulitan bertahan,” tutur Nasdiyanto.
Karena itu, ia mendorong pemerintah memperkuat pelatihan keterampilan dan memperluas akses informasi lowongan kerja.
Langkah tersebut penting agar pencari kerja, baik warga lokal maupun pendatang, dapat terserap optimal.
“Dengan keterampilan, pendatang bisa berkontribusi, bukan menambah masalah,” tegas dia.
Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya bersiap diri menyambut kedatangan para pendatang baru dari kampung yang ingin bekerja di Jakarta. Dia mengatakan, tidak ada operasi yustisi bagi para pendatang baru. Hanya saja, dia meminta masyarakat yang ingin bekerja di Jakarta untuk menyiapkan kelengkapan dokumen diri.
"Ya, seperti berulang kali saya sampaikan bahwa Jakarta tidak ada operasi yustisi, tetapi kami meminta bagi siapa pun yang ingin bekerja di Jakarta, tentunya melengkapi diri dengan semua syarat-syarat administrasi," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu, 21 Maret 2026.
Selain itu, calon pendatang baru juga diminta untuk bekerja sesuai kapasitasnya masing-masing. "Dan kemudian juga bekerja sesuai dengan kapabilitasnya," tutur Pramono.
Pihaknya pun memprediksi adanya lonjakan pendatang baru ke Jakarta setelah mudik Lebaran untuk mencari kerja. "Memang, sekarang ini kami juga menduga bahwa pasti ada lonjakan orang untuk mencari kerja di Jakarta," pungkas Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi 10 ribu sampai 12 ribu orang akan datang ke Jakarta setelah Lebaran 2026.
Bagikan Artikel
Artikel Terbaru

Tidak di Razia Pendatang Baru Harus Punya Keterampilan
Pendatang baru di Jakarta harus punya keterampilan

Khoirudin Kunjungi TMR, Pastikan Akses Mudah hingga Edukasi Satwa Optimal
Ketua DPRD Jakarta Kunjungi TMR

Wagub Aceh Dampingi Mendagri dan Mensos Tinjau Huntara serta Serahkan Bantuan Korban Bencana di Pidie Jaya
Wagub Aceh Dampingi Mendagri

Jakarta Butuh Rumah Sakit Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba
Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz.

Prabowo Singgung Persoalan Sampah di Rakornas Kepala Daerah: Pusat-Daerah Harus Sinergi
Prabowo memberi arahan kepada sejumlah Kepala Daerah

Bapemperda DKI Jakarta Tuntaskan Pembahasan Raperda P4GN
Bapemperda DKI Jakarta Tuntaskan Pembahasan Raperda Penanggulangan Narkoba

Dukung Kolaborasi Cegah Bullying
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani.

Wagub Aceh Tinjau Pembangunan Pesawat Boeing 737 untuk Wahana Manasik Pertama di Indonesia
Progres pembangunan pesawat Boeing 737 non-operasional

Transparansi Sistem KJP Disorot Komisi E
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina. (dok.DDJP)


